PT InfraLink Nusantara

Infrastruktur telekomunikasi

Jaringan yang dirancang, dibangun, dan dijaga dalam satu alur kerja.

PT InfraLink Nusantara menangani perencanaan dan desain jaringan, implementasi fiber optik, operasi dan pemeliharaan, pusat data, serta solusi IoT untuk operator, ISP, dan perusahaan di seluruh Indonesia.

  • Perencanaan
  • Implementasi
  • Operasi
  • Pusat data
  • IoT

Industri telekomunikasi dalam angka

229,43 juta

pengguna internet di Indonesia pada 2025, atau 80,66% penduduk.

APJII, Profil Internet Indonesia 2025
3,1 miliar

langganan 5G di dunia pada akhir kuartal I 2026; diperkirakan 6,4 miliar pada 2031.

Ericsson Mobility Report, Juni 2026
514

kabupaten dan kota yang dijangkau Palapa Ring, jaringan serat optik nasional yang diresmikan 2019.

CNBC Indonesia, 14 Okt 2019
51%

target minimal cakupan 5G terhadap penduduk pada tahun kelima bagi pemenang seleksi 700 MHz dan 2,6 GHz.

Komdigi, diberitakan Bisnis.com, Juli 2026

Baca konteks dan sumber lengkap

Layanan

Lima layanan, satu rantai pekerjaan jaringan.

Dari survei lapangan sampai pemantauan harian. Anda bisa memakai satu layanan atau seluruh rangkaiannya.

Ilustrasi tiang dengan kabel udara, saluran bawah tanah berisi lima duct, dan kabinet distribusi ODC.

Implementasi jaringan

Penarikan kabel aerial, penggelaran kabel underground, instalasi ODC dan ODP, splicing, pengujian, commissioning, dan pelaporan ABD.

Pelajari layanan
Ilustrasi lima rack server dengan lampu indikator, jalur kabel di atas rack, dan aliran udara pendingin di bawahnya.

Desain dan pembangunan pusat data

Desain dan pembangunan pusat data: kebutuhan kapasitas, daya, pendinginan, kabel terstruktur, keamanan fisik, dan commissioning.

Pelajari layanan
Ilustrasi tiga sensor mengirim data ke satu gateway, lalu ke dasbor berisi grafik batang.

Solusi Internet of Things (IoT)

Ekosistem IoT end-to-end: desain solusi, perangkat sensor, gateway, konektivitas, hingga dasbor pemantauan.

Pelajari layanan

Belum yakin mulai dari mana?

Ceritakan kondisi dan target Anda. Kami bantu menentukan layanan yang paling dibutuhkan lebih dulu.

Diskusikan kebutuhan

Cakupan

Dari jaringan inti sampai ke sisi pelanggan.

Jaringan telekomunikasi tersusun berlapis. Berikut lapisan yang kami tangani pada setiap layanan.

BackboneJalur inti antarkota dan antarpulau
MetroJaringan di dalam kota atau wilayah
AksesDari node ke area pelanggan: ODC, ODP
PelangganTitik layanan di sisi pelanggan
Mencakup: Backbone, Metro, Akses, Pelanggan
Mencakup: Backbone, Metro, Akses
Mencakup: Backbone, Metro, Akses, Pelanggan
Mencakup: Backbone, Metro
Mencakup: Akses, Pelanggan

Pusat data dan IoT berada di ujung yang berbeda: pusat data di inti jaringan, IoT di sisi akses dan pelanggan.

Alur kerja

Lima tahap, setiap tahap menghasilkan dokumen yang bisa Anda periksa.

  1. Survei dan audit

    Kami mengukur kondisi lapangan: jalur, tiang, duct, shelter, daya, dan akses lokasi.

    Laporan survei
  2. Desain

    Hasil survei diterjemahkan menjadi topologi, perhitungan kapasitas dan redaman, serta daftar material.

    HLD, DLD, dan BoQ
  3. Implementasi

    Kabel, perangkat pasif, dan sambungan dikerjakan sesuai desain, dengan kontrol mutu di setiap segmen.

    Jaringan terbangun
  4. Uji dan serah terima

    Setiap link diuji dan hasilnya dibuktikan dengan angka sebelum diserahkan.

    Laporan uji, ABD, berita acara
  5. Operasi dan pemeliharaan

    Pemantauan, penanganan gangguan, dan audit berkala menjaga jaringan tetap sehat.

    Laporan kinerja berkala

Cara kami bekerja

Empat prinsip yang bisa Anda tagih.

1

Setiap pekerjaan berakhir dengan dokumen.

HLD, DLD, hasil uji, dan as-built drawing (ABD) diserahkan lengkap, sehingga jaringan Anda dapat dioperasikan dan dikembangkan oleh siapa pun, bukan hanya oleh kami.

2

Diukur, bukan diperkirakan.

Kualitas sambungan serat optik dibuktikan dengan pengujian, bukan sekadar pernyataan. Angkanya Anda terima bersama laporan.

3

Dirancang untuk medan Indonesia.

Kontur lahan, cuaca, perizinan, dan logistik antarpulau dihitung sejak survei, bukan baru dipikirkan ketika pekerjaan sudah berjalan.

4

Satu pintu, dari desain sampai operasi.

Perencana, pelaksana lapangan, dan tim operasi bekerja dalam satu alur, sehingga tidak ada celah tanggung jawab antar vendor.

Wawasan industri

Dari satelit Palapa ke 5G: infrastruktur menentukan kecepatan perubahan.

Setiap lompatan teknologi telekomunikasi membutuhkan jaringan fisik yang lebih padat: lebih banyak serat, lebih banyak site, lebih banyak data yang harus dikelola.

  1. 1976Satelit Palapa A1 diluncurkan 8 Juli, penyambung komunikasi pertama di nusantara.
  2. 2019Palapa Ring diresmikan: serat optik nasional yang menjangkau 514 kabupaten dan kota.
  3. 20215G komersial pertama di Indonesia, diluncurkan Telkomsel pada Mei.
  4. 2025229,43 juta pengguna internet, 80,66% penduduk (APJII).
  5. 2026Pemenang spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz ditetapkan. Target: 5G untuk 51% penduduk pada tahun kelima, 4G di 538 desa.
  6. 2027–29ITU menerima usulan teknologi 6G (IMT-2030). Spesifikasi final belum ditetapkan.

Baca wawasan lengkap

Punya rencana jaringan, proyek fiber, atau kebutuhan IoT?

Ceritakan lokasi, skala, dan target Anda. Tim kami membalas pada hari kerja.

Minta penawaran